Saturday, October 4, 2014

Cluj Napoca 2, Romania

Yuupp niatnya sekarang mau nulis pengalaman kegiatan farmasi di sini, tapi otak lagi ga mau bekerjasama untuk hal kefarmasian, maklum ga mau nulis yang salah tentang farmasi apalagi penjelasan-penjelasan yang berhubungan dengan farmasi.
Semoga besok bisa nulis kegiatan farmasi :D

Baiklah, sekarang mau sharing perjalanan lagi.

Mau lanjutin dari video yang di share sebelumnya...
Kan aku lagi nunggu tuh 1 jam sebelum kegiatan farmasi dimulai, aku manfaatin untuk jalan-jalan sendirian ke stand-stand yang kayak di foto bawah ini. Kegiatan farmasinya setiap hari dimulai dari jam 2 siang sampai jam 4 sore. Aku di central cluj ini sekitar jam 12 waktu sana.


(stand-stand)

Perkiraan aku ada lebih dari 20 stand di tempat ini. Oya pas aku ngobrol-ngobrol sama penjualnya, kegiatan stand ini cuma ada 5 hari dalam sebulan mulai dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, pokoknya kecuali hari Kamis dan Sabtu *kalo ga salah.
Beruntungnya aku datang di minggu mereka jualan. Murah-murah harga barangnya, tapi rata-rata dari keramik. Alhasil beli souvenirnya ga banyak-banyak karena berat (pastinya) dan takut pecah pas naik pesawat. Bisa dibayangin kan?
Hmmm kalo untuk gantungan kunci gitu ga ada. Sedih. Adanya tempelan kulkas, tapi itu menurut aku harganya ga sebanding sama barangnya :(
Gimana cara aku bertrnsaksi sama penjualnya?
Pake bahasa isyarat tentunya, karena penjual di sini rata-rata ga bisa bahasa Inggris. Kocak deh cara berkomunikasinya. Hahahaha.....
Tapi ada beberapa penjual tertentu yang bisa bahasa Inggris.


 (kainnya asli buatan nenek ini. Takjub!)

Si nenek pake head cover :D
Pasti readers nyangkanya neneknya itu muslim ya? Bukan, nenek itu beragama kristen Ortodoks. Jadi kristen yang terpengaruh oleh budaya Turki. Liat kan di postingan sebelumnya kalo Romania itu dekeeettt banget sama Turki?

(pigeon)
Aku posisinya lagi duduk sendirian sambil minum air putih kemasan. Walaupun lagi siang, tetap aja dingin di sana, udara dinginnya sampai menusuk tulang. Aku duduk di kursi belakang patung di foto bawah ini.

(itu patung raja Hungaria, lupa namanya siapa)

AHA! Aku inget! Ini diambil pas tanggal 28 Agustus 2014 karena ini adalah tanggal seharusnya aku di wisuda di UNPAD. Tapi mau gimana lagi. Aturannya aku bawa sekalian gitu ya toga dan baju wisuda ke sini, terus foto deh dekat patung ini. Kece kan di wisuda di Eropa? Hehehe...
Lanjuutt ke tempat farmasi jam 13.30. tempatnya ga terlalu jauh dari central Cluj, cuma jalan kaki 15 menit.

(pertama kali makan buah persik)

Sedih ya ini pertama kalinya aku makan buah persik (padahal di Indonesia banyak) di Romania. Amalia aneh ketika aku ga tau bentuk buah persik dan rasanya 'cuma' pernah dengar buah persik tapi belum pernah makan di Indonesia.
Buah persik di Romania itu namanya Persikan. Mirip ya?
Oya kan kalo di Indonesia itu namanya apotek, tapi kalo di Romania namanya Farmacie. Sama aja maksudnya tempat untuk beli obat.
Selesai dari farmasi, aku janjian sama Arantxa dan Andreea untuk ketemuan di Polus Mall, ke Carrefour-nya. Ceritanya aku nyusul mereka karena Arantxa belanja lagi kebutuhan pribadinya akibat kopernya yang malah ke Barcelona. Tentu aja, aku pergi sendiri lagi naek bis. jadi cuma modal nanya sama Amalia naek bis apa, bayar berapa, dan nunggu di halte mana. That's it.
Pokoknya kemana-mana sendiri. Tapi seru juga loh ternyata :D

(lagi nunggu jodoh #eh. Maksdunya mereka ^^)

Seperti biasa, aku diliatin selalu sama orang sini. Bosen juga ternyata. Akhirnya aku pake jaket tipis untuk meminimalisir mata-mata yang tertuju ke aku.

(do you realize something?)

Readers sadar ga ada sesuatu dari gambar di atas? Hehe ga mau kasih tau aaahh~
Pas di kerfur, trolly mereka beda kayak di Indonesia, jadi di sini trolly-nya harus pake koin yang dimasukin ke lubang koin di trolly, baru deh bisa jalan trolly-nya. Maaf ga diofoto trolly-nya. Hehehe....

Pas malamnya, aku pergi ke concert bertiga sama Omnia dan Arantxa. Tepatnya instrumental concert. Kereeennn concertnya. Gratis pula. Tempatnya itu di taman kota.

(habis turun dari bis menuju tempat concert. Ini masih jam 6 sore)


(instrumental concert). Kereeennn. Lagi bawain isntrumen 'My Heart Will Go On')

Friday, October 3, 2014

Pusat kota di Cluj Napoca


Lagi duduk-duduk sendirian, nunggu 1 jam lagi untuk berangkat ke apotek farmasi khusus DM (diabetes mellitus).
Ga lupa juga bawa buku bacaan. Oya di belakang itu lagi ada stand2 yang ngejual barang2 tradisional Romania.

Cluj Napoca 1, Romania

Maafkan..maafkan.. baru lanjut nulis blog sekarang. Alhamdulillah lagi lengang waktunya. Kemarin-kemarin sibuk berkutat sama tugas-tugas kuliah profesi.
Let's play the fingers.

Seperti biasa aku akan menyajikan banyak foto dan tulisan-tulisan yang ringkas :D

Perjalanan ke Cluj dari Bucharest aku tempuh pakai bis selama 8 jam perjalanan. Sebenarnya bisa naek kereta, tapiiiii lebih mahal, waktunya lebih dari 8 jam. Aneh kan? Gini nih kalo diringkas :

- Pakai bis : 8 jam, tiket 72 lei (tunjukkin student card, jadi dapat diskon. Asalnya 90 lei).
- Pakai kereta : 12 jam, tiket 120 lei *klo ga salah (ga ada diskon u/ student).

(kurang lebih kaya gini bill-nya)

Seperti biasa kemana-mana aku jadi artis Romania :">
Udah biasa diliatin bule-bule mah.
Pas di bis aku duduk di bagian depan, klo di belakang suka mabok *ups ketahuan.
Duduk sama bule cewek, sayang ga dapat kursi yang dekat jendela, kan niatnya mau fotoin jalan2 yang dilalui. Nah kali ini aku melewati kota Sibiu.
MasyaAllah kotanya cantiiiikkk banget. Rumah-rumah di Sibiu itu rata2 rumah panggung *jadi keingetan rumah2 di Bukittinggi.
Banyak bunga-bunga mawar yang bermekaran di taman depan rumah. Mereka ada juga yang berternak.
Maaf lagi foto rumah-rumahnya ga keambil.
Niiihh gambaran peta-nya dari Bucharest ke Cluj Napoca (8 jam naik bis).


Romania masih banyak padang rumput hijau, danau, dan pegunungan. Indaaahhh. MasyaAllah banget pokoknya. Oya perjalanan ke Romania ini aku anggap sebagai tadabur alam, jadi benar2 aku melihat ciptaan Allah yang lain. Rugi kan ya kalo masa muda ga dimanfaatin untuk berkelana ke negara lain? Mumpung belum nikah dan punya anak. Tapi seru juga kayaknya kalo punya keluarga+anak n tinggal di negara lain *maaf out of topic :D
Selama di bis, aku ga tidur karena sayaaanngg booo kesempatan kali ini ga dimanfaatin untuk menikmatin pemandangan di Romania. Teruuss,,teruuss,, aku ga mau pake kacamata juga karena mau liat langsung pake mata, kan kalo pake kacamata bukan pemandangan asli lagi *my opinion.

Sampai di Cluj jam 23.30. Alhamdulillah ada 2 orang teman SEP yang jemput aku di terminal bis Cluj. Oya, kan di bis selama 8 jam tuh, ada waktu istirahat selama 30 menit. Aku memilih untuk ga turun bis karena takut ketinggalan. Jam istirahat itu bisa untuk ke toilet atau jajan makanan. Sebenarnya kebelet mau ke toilet, tapi dry toilet (ga jadi aahh). Mau jajan juga, ga tau halal/haramnya. Aku bawa snack di tas ;)
Sesampainya di terminal bis Cluj, suasananya lagi hujan rintik-rintik romantis. hehe
Dinginnyaaaaaa~
Akhirnya kami bertiga naek taxi ke dorm (asrama) placed in Str. Observatorului. Str = Strada = Street.
Nah taxi di Cluj lebih murah ternyata dari Bucharest.
Pas di dorm, aku rapihin koper, habis itu cuci muka, gosok gigi, n shalat. Pas besoknya, tersadar semalam kiblatnya salah. Kebalik 180 derajat setelah download aplikasi kiblat di tab.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pagiiii Cluj, kau menyambutku dengan suhu 12 derajat celcius
*ga nyangka bisa sampai juga di Eropa. Masih mimpi*

(my dorm)

(pemandangan ke luar jendela kamar)

(kompor listrik di dorm. ga tau cara gunainnya. Akhirnya nanya orang)

Sujud syukur ada kompor di dorm jadi bisa masak nasi n bikin masakan, lumayan menghemat uang jajan di sini. Aku bawa beras dari rumah, gelas kaleng, sendok, garpu, gelas pelastik, piring, n makanan siap saji. Ga lupa chocolate milk ;)
Selebihnya beli di supermarket kayak buah2an, telor, roti, dll. Nama supermarketnya itu LIDL. Alhamdulillah LIDL di seberang dorm aku.
Yup, hari pertama di Cluj ga pergi kemana-mana : istirahat, beres2 baju, belanja di LIDL, n jalan2 sekitar dorm. Brrrrr dingiiinnn~
Suhu max selama di Cluj itu 23 derajat n min 7 derajat. Suhu di Jatinangor aja yang 18 derajat (malam hari) udah ga kuat.
Sebenarnya hari ini diajakin sama teman SEP yang dr Czech named Jana untuk ke Salt Mine (tempat wisata).
Pergi maen sendirian ke LIDL untuk beli makanan, seperti biasa : jadi trendsetter. Semua orang menatap aneh. Biarlah~
Air minum di sini bisa langsung minum dari keran, itu air dari pegunungan langsung. Tapi tetap aja aku beli minum kemasan.
(Botol ijo = appa plata = air biasa; botol biru = air pake gas, jadi ada gelembung2nya)

Do you wanna know the taste? ga suka air yang ada gelembung2nya. Macam minum sprite tapi rasa air putih. Gitu deh rasanya~ Not recommended.

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Aku cerita ga berurutan harinya karena "tadinya niat" mau nulis diary tiap hari, tapi ga sempat. Hehehe...

My first time in Pharmacy.

 (Kenalin, guide aku selama SEP, namanya Amalia Cosma. She is young and smart)

(Kenalin lagi, ini teman dari Czech, namanya Jana. She is very friendly)

Entar aku bikin tulisan khusus PHARMACY in Romania ya, tapi nggak di judul tulisan ini. Maksudnya biar fokus tulisan kegiatan farmasi di sana ;)
Sabar ya teman-teman farmasi.
Jadi ini sekarang jalan-jalannya dulu di Cluj. Nanti pas di Brasov, ada judul tulisan baru lagi. 

Sepulang dari pharmacy, mampir ke city central di Cluj.
(keramik-keramik lukisan handmade asli dari Romania) 

(belakangnya ini Church)

Selang 2 hari, Jana pulang ke negaranya karena dia datang duluan ke Romania. Nah kedatangan teman baru dari Spain, named Arantxa Alba. Yeeyy,,, oya ada teman juga dari Egypt, named Omnia.

(teman dari Spain, named Arantxa)

Arantxa kopernya hilang, kebawa ke Barcelona. Kasian dia 5 hari tanpa koper. Akhirnya belanja beberapa keperluan dia di mall. Alhamdulillah aku nggak sampai kayak gitu :D

(Kerudung merah : Omnia, kami lagi makan cake di food court. Ga terlalu mahal)



Terus, aku sama Arantxa menjelajahi kota Cluj dengan hanya bermodalkan peta yang dikasih LEO romania. Hanya peta. Selebihnya ngebolang sendiri. Aku n Arantxa pergi jalan-jalan ke museum ethnic romania pas pagi hari).

(ini head cover (kalo di Islam : kerudung) yang digunain untuk wanita yang udah menikah) 

 (dibelakang aku itu macam-macam pakaian tradisional dari Romania n Hungaria)

(Pakaian tradisional mereka kayak gitu, ini seorang patung ibu yang lagi boboin anaknya) 

(pajangan piring n vas dari keramik yang dilukis pake tangan sendiri alias handmade)

(taplak meja handmade. Suka deh polanya. Cantik) 

(perhiasan untuk gelang, kalung, kepala yang dibuat handmade juga) 

(kain tenun khas Romania) 

(pakaian khas orang Hungaria) 

(pakaian tradisional orang Romania n Hungaria. Liat deh, pakaian mereka tertutup) 

(model lain dari pakaian tradisional Romania n Hungaria)

 (head cover, namanya "batik". Sama ya kayak nama batik di Indonesia)

(head cover ini dipakai saat perempuan mau nikah dan sesudahnya)

to be continued...

Tuesday, September 23, 2014

Indonesia, dapat salam dari Romania


Bucharest, Romania

Alhamdulillah sampai juga di Bucharest, Romania, East Europe.

Sampai di Romania sekitar jam 16.00. Nah perbedaan waktu dengan Indonesia yaitu beda 4 jam (lebih cepat di Indonesia). Jadi, di Indonesia lagi jam 20.00 malam.
Untuk memberi kabar ke keluarga, aku selalu aktifin wi-fi airport dan publish location di facebook.
Norak sih, tapi mau gimana lagi. Ga tau cara lain.
Sekalian banyak juga selain keluarga yang nanyain keberadaan aku, maklum perempuan sendirian pergi jauuhh pula.

Pas mau reclaim baggage

 Nah pas di bandara, aku cepat-cepat cari money changer dan tukar dari Euro ke Lei, tapi ada commission sekian persen. Tips lagi :

1. Download aplikasi 'currency' di tab agar tau langsung berapa nilai tukar mata uangnya. Jadi readers ga perlu repot-repot hitung pakai kalkulator untuk menghitungnya.

Sayang oohh sayangnya, petugas di airport Bucharest ga bisa berbahasa Inggris, hanaya bisa bahasa Romania. Deg!
Tips berikutnya :

2. Gunakan bahasa tubuh dan kata-kata yang umum diketahui banyak orang. Cara ini aku pakai ketika aku mau menuju ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Romania dari Otopeni Airport. Nanya kendaraan yang menuju ke sana. Bisa sih naek bis dari bandara, tapi orang KBRI rekomendasiin naek taxi aja dan beri alamat KBRI.
(saat menunggu taxi yang sesuai sama no tiket pesanan)

Taxi di sini pakai tarifnya untuk tiap KM, kan kalo di Indonesia pakai barometer. Nah ini penampakkan supir taxinya. Kece badai, ga berseragam, sampai-sampai aku ragu bener ga ya ini supir taxinya. Taxinya dilengkapi sama GPS jg.

Let's go... ngebuutt meeenn!!!

(KBRI di Romania, Strada Gina Partichi/Orlando)

Orang kedubes namanya mbak Resti, cerita ke aku setibanya aku di KBRI. Beliau ngasih tau pernah 2 tahun kemarin Turis Jepang yang juga sendirian ke Romania, dibawa kabur oleh supir taxi-nya. Esoknya hanya ditemukan mayatnya saja. Innalillahi...
Mbak Resti tenang ketika tau aku sampai di KBRI dengan selamat. Alhamdulillah.
Nah aku nginapnya di wisma KBRI. Kalo foto di atas itu gedung kerja orang-orang kedubes.
Nama Pak dubesnya : Pak Diar, atau aku manggilnya om Diar. Baaiikk sekali om Diar, dikasih tempat nginap di wisma KBRI gratis. Sayang, aku lupa  foto sama om Diar :(
Seperti inilah Romania menyambutku :D




Terus yang aku suka dari wisma adalah mahasiswa yang lagi nginap di wisma (pas itu ada mahasiswa dari AISEC juga) bebas untuk masak-masak di dapur. I love cooking.



Udah kayak dapur idaman deh pokoknya .... kece.
Yup, saatnya istirahat di Romania. Oya di sini mulai gelap itu jam 8 malam. Padahal kalo di Indonesia jam 6 sore udah gelap. Waktunya beradaptasi.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Buna Ziua (good morning)
Now, i'm ready to travel around in Bucharest for 3 days before i go to Cluj Napoca.

Tempat yang aku kunjungi sama teman Malaysia (cuma bisa ketemu 1 hari sebelum besok dia pulang), named Mursyida yaitu ke gedung parlemen. Kami hanya bermodalkan buku saku dari KBRI. Tips selanjutnya :

3. Jangan malu bertanya sama bule-bule dan siap sedia peta. Rata-rata mereka baik kok, tapi kadang ada juga yang ga mau disapa.

(buku saku dari KBRI)

Untuk ke gedung parlemen itu, kami hanya nunjuk gambar gedungnya yang ada di buku saku dan nanya 'how to get there? This building'. That's it! 5 menit kami mencari bule yang mau dimintai tolong. Kami disuruh naek metro (kereta bawah tanah) n habis itu tinggal jalan kaki. Tetap, modalnya bertanya di setiap tempat agar ga kesasar. Suhu di Bucharest hampir sama kayak di Indonesia, bahkan kata orang kedubes bisa sampai 38 derajat C. Huwoooww...

(kereta metro di bawah tanah)


Sampailah kami di gedung parlemen. Psstt... ini gedung parlemen terbesar ke 2 di dunia looohh...

(with Syida, Bucharest'14)

(helped by tongsis alias tongkat narsis)

Sepulang dari gd parlemen, kami pergi ke suatu tempat untuk ngambil barang syida yang ketinggalan di bis arah Cluj ke Bucharest. Yuupp tantangan lagi. Kami menyoba naek bis RATB dan ga tau cara gunain tiketnya. Jadinya kami naik-naik aja (tanpa tiket bis). Ternyata di dalam bis juga ga ada kernek macam di Indonesia. Cuma ada supir aja, dan ga kenapa-kenapa sampai akhirnya kami sampai di tempat tujuan, malah hingga sampai KBRI lagi. Bolohooo...
Pas cerita-cerita dengan orang kedubes, bapaknya kaget karena sewaktu-waktu ada polisi yang suka meriksa ke dalam bis, dan jika ditemukan penumpang tanpa tiket bis, maka akan didenda sebanyak 50 lei = Rp 175.000. How lucky we are!
Jangan dicontoh ya readers :p

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lalu..lalu.. hari esoknya (Syida udah pulang ke Malaysia) aku sendirian ngebolang ke Triumph. Menurut aku bangunan triumph itu kayak gapura raksasa. Romania ini terkenal juga dengan nama 'The Little Paris' :D
Akhirnya aku menyusuri jalanan dengan seorang diri. huuftt,,, tentu saja dengan hanya bermodalkan peta dan bertanya ke orang sekitar. Aku jadi trendsetter loohhh di Romania, bahkan serasa artis karena wherever i go, many eyes look at me. How lucky i am!
Tebak kenapa bisa? 
Ya, karena aku pake kerudung. Hehehe... di sana mayoritas agamanya Kristen Orthodoks dimana para perempuan yang sudah menikah, harus pake kerudung (head cover). Pakaian suster-susternya juga tertutup dan berkerudung panjang, sama kayak Islam.

(ngebolang sendiri, ku harap tahun depan ada yang menemani. Aamiin)

(Museum Geologi)

 (jauh perjalanan : 5 KM dan itu jalan kaki)

 (just go straight to reach triumph)

 (ada central park + free wi-fi. Wuuusshhhh kencang)


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hari ketiga di Bucharest, aku ngebolang lagi sendirian. Kali ini aku mau nyoba naek 'Tourism City Bus'. Harganya 25 Lei = Rp +/- 80.000.
Tempat naik bisnya ga terlalu jauh dari wisma KBRI, cuma jalan 5 menit aja.

(mumpung bisnya lagi kosong)






(tanda bus stop)
Jadi kalo naek bis tur untuk turis akan mengunjungi 14 tempat wisata di Bucharest. Tapi sayangnya hanya beberapa yang bisa dilihat karena bisnya akan menjemput kembali di setiap tempat pemberhentian selama 40 menit, jadi aku putusin untuk ga turun bis dan menikmati suasana Bucharest. Itu beberapa hasil jepretan foto dari hp. Aku naek bis untuk 2 putaran karena pas itu lagi panaaass....
Di dalam bis lantai 2 tanpa atap, aku dapat teman ngobrol, seorang ibu-ibu yang asalnya dari Romania tapi di kota manaaa gitu (lupa). Dia baru saja pulang dari UK setelah 3 tahun disana.
Tips selanjutnya :

4. Jadi orang yang terbuka dan friendly ya readers kalo mau dapat teman perjalanan :) . Jangan diem-diem aja sendirian. Ga enak looohh (sebenarnya) jalan-jalan sendiri. Hehehe

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Yup di hari ini aku akan berangkat ke kota Cluj Napoca, tempat dimana aku melakukan pharmacy student exchange. Berangkat siang. Aku diantar sama orang kedubes naek mobil dinas (BMW atau Mercy. Lupa). Baek pake bangetlah pokoknya orang kedubes Indonesia (y)