Monday, September 21, 2015

Review Buku GENAP

Bismillah...

Sebenarnya lagi kepingin nulis blog aja. Udah lama jari-jari ga menari-nari di atas keyboard komputer, sekalian olahraga jari :D
Alhamdulillah kemarin malam banget aku selesai menuntaskan buku bacaan : GENAP (Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita).


Amazing aku bisa baca sampai tamat karena di tengah-tengah baca buku tersebut rasanya ga mau lanjutin lagi sampai halaman terakhir.
Bukan karena isi bukunya jelek dan ga menarik.
Bukan.
Itu karena aku sendiri yang ga kuat baca lembar demi lembarnya. Pikiran menerawang kemana-kemana, apalagi tentang kamu, si tuan tak bernama yang entah dimana.
Tulisan yang digunakan penulis bukan bahasa puitis, yang romantis, atau yang dibuat-buat agar terlihat puitis atau romantis.
Bukan.
Bahasa tulisannya biasa aja, ringan (ga perlu mencerna hingga berkali-kali), tapiiiii ngena!
Kayak ditembak berkali-kali tapi ga sakit :D
Malah bikin nagih. Hehehe...
Ada 48 judul di buku itu, dan setiap judul panjang tulisannya hanya terdiri dari +/- 1,5 lembar dan itu selalu "jlebjleb", "oohh gitu ya kalo udah nikah", "iihh kok tepat banget sih apa yang dirasain sama perempuan", "ya ampuunn itu suaminya jahil dan manja banget", daaann banyak komentar tiba-tiba yang terlintas selagi membaca buku itu.
Tepat banget bukunya dibaca untuk yang belum atau sesudah menggenap. Banyak sekali ilmu yang dituangkan di buku itu. Percaya deh ga akan pusing baca bukunya, malah ketagihan sambil H2C (harap-harap cemas karena pikiran akan melayang ke sana-sini).

Mungkin kalau pendapat pribadi tentang buku tersebut kurang "greget" ya?
Mau coba rasain sendiri sensasinya? hihihi...
Ini satu contoh cuplikan tulisan dari bukunya.
Enjoy!


Terima kasih dan bravo untuk penulisnya : Nazrul Anwar

Thursday, August 20, 2015

Menapaki Jalan (Kenangan)

Bismillah...

Rasanya udah lama ga nulis blog lagi. Ada rasa rindu ketika tidak memainkan jari di atas keyboard laptop, walau hanya sekedar berbagi info dan semacamnya.
Sekarang tanggal 20 Agustus 2015 : tepat sudah berlalu 1 tahun 2 hari (18 Agustus 2014) saya melarikan diri dari Indonesia ke Romania. Bukan lari untuk menginggalkan realita yang sedang terjadi di Indonesia, namun lari untuk menjelajah.

"Life is journey so you should have first step to start million steps" -Dila

Saya mencintai kenangan, baik itu kenangan baik atau buruk karena masa lalu adalah hal yang paling jauh di dunia ini dan setiap masa lalu selalu ada pelajaran dan hikmah yang Allah selipkan di dalamnya.
Saya mau mengulas hikmah yang telah Allah selipkan dalam perjalanan saya ke Romania 1 tahun 2 hari kemarin.

 (Program pertukaran pelajar farmasi antar negara)

Hikmah perjalanan yang saya rasakan saat ini :
1. Dimulai dari Allah menakdirkan saya berangkat sendiri dari Indonesia, ga ada teman perjalanan selama melewati Malaysia, Amsterdam, dan Perancis. 
Dari sini saya dapat merasakan hikmahnya yaitu walau kamu merasa sendirian dalam perjalanan yang panjang ini, jangan lupa ada Allah yang selalu menjagamu tanpa kau minta sekalipun. Seorang perempuan baru pertama kali ke luar negeri (eehh langsung dikasih ke Eropa) dan yang telah berencana untuk berangkat berdua bersama teman Malaysia-nya tapi Allah menakdirkan lain untuknya. Hal yang bisa ia lakukan adalah memberikan sugesti positif berulang-ulang untuk dirinya sendiri : "you are not alone, Allah is near".

2. Harus belajar otodidak dan berani untuk melangkah kemanapun di negeri orang. 
Saya ketika di bangku perkuliahan pernah dua kali menjadi guide mahasiswa asing yang mengikuti SEP (Student Exchange Programme) di Jatinangor. Saat itu kami memandu penuh kemanapun mereka ingin bepergian karena kami sebagai guide belum memfasilitasi map untuk mereka. Sedangkan saya di Romania hanya difasilitasi map dan tidak terlalu diperkenalkan tempat-tempat sekitar sana. Kayak dilepasin begitu aja. Paling cuma dikenalkan supermarket LIDL yang ada persis di depan dormitory saya. Pokoknya harus berani berinteraksi dengan orang sekitar.

3. Berada di negara yang minoritas muslim itu benar-benar menguji keimanan. Biasanya saya yang ngekos di Jatinangor selalu ada liqo setiap seminggu sekali, mendadak di sini blank. Kebetulan beberapa hari setelah samapai di sana saya sedang tidak shalat, menjadilah kekosongan iman. Semua ilmu selam liqo tentang tarbiyah dzatiyah (singkat artinya mah membina keimanan sendiri) diuji sama Allah untuk dipraktekan. Tuuuhh kan Allah pasti punya maksud mengirim saya ke sini. Alhamdulillah saya mendapatkan masjid di Cluj Napoca hasil searching di google, dan cuma 2x saya berkunjung dan melaksanakan shalat dhuha di masjid itu. Rasanya senaaannggg :)

4. Cara menghargai budaya Eropa yang 'asing' bagi saya. Memang menjalani komunikasi dan pertemanan dengan orang-orang di negara Eropa (Romania kebanyakan orthodox) itu penting. Allah menguji lagi nih bagaimana cara saya menolak dengan halus atau malah menerima ajakan mereka untuk pergi ke club, nyobain makanan yang ga jelas ke-halal-annya. Intinya : kita boleh berbaur, tapi jangan melebur.

5. Perjalanan ini lebih banyak untuk bertafakur alam. Masya Allah, Allah sangaaattt baik sekali. Allah memberikan saya kesempatan untuk melihat ciptaan-Nya yang lain dan memang itu salah satu doa saya yang Allah kabulkan :) . Aturannya saya tambahin sedikit lagi doanya agar bisa bertafakur alam ke Eropa bersama Hubby *eh . Semoga suatu hari bisa kesampaian pergi keliling dunia sama suami -orang yang bisa diajak berbagi ceria dan saling menjaga dalam kebaikan- . Aamiin


Waktu memang tidak bisa diputar kembali karena exactly there's no time machine.
Dan tulisan ini adalah cara saya untuk membuat mesin waktu yang dapat dibaca berulang-ulang kali dan pembaca yang lain bisa menikmati juga.

Wednesday, July 29, 2015

Telur Gulai Putih (amatiran)

Kemarin coba-coba bikin masakan juga. Semoga selama masa training dari mama ini bisa jadi koki yang handal :D
Aamiin...


Bahan-bahannya :
1. Salam
2. Sereh
3. Bawang merah
4. Bawang putih
5. Daun jeruk
6. Lengkuas
7. Jahe
8. Santan
9. Cabe rawit merah
10. Telur
11. Garam
12. Sayur sawi

Keterangan :
1. Sereh dikeprek
2. Bawang merah & putih diiris halus
3. Lengkuas & jahe diblender halus
4. Cabe rawit dipotong-potong
5. Telur digoreng mata sapi dulu
6. Potong-potong sawinya

Cara bikin :
1. Tuang minyak ke wajan, tunggu panas.
2. Tumis bawang putih, bawang merah, blenderan jahe lengkuas. Tunggu sampe wangi.
3. Masukin daun jeruk, salam, cabe rawit.
4. Masukin santan.
5. Aduk terus, jangan sampai pecah santan.
6. Tambahin garam.
7. Kalau udah mendidih, masukin sawi. Tunggu sampe agak layu.
8. Masukin telur.
9. Hidangkan.
10. Makan deehh 😁
.
Menu ini bisa diaplikasikan untuk yang pada males masak yang ribet-ribet karena tinggal main cemplung-cemplung aja bahan-bahannya.

Ayam Panggang (amatiran)

Libur-libur gini enaknya leha-leha sambil baca buku dan minum jus buah. Tapiiii, ternyata malah menjadi juru masak di rumah. Hehehe...
Kata mama biar bisa jadi IRT yang pinter masak (jleebb).


Bahan :
1. Ayam 1 ekor
2. Saus tomat
3. Saus sambal
4. Saus tiram
6. Bumbu kacang

Keterangan :
1. Ayam udah dibersihin dan direbus pakai garam, jahe, dan daun salam. Dari sini dapat kuah kaldu.
2. Bumbu kacang diencerin
3. Panggangnya pakai : happy c4ll

Cara membuat :
1. Ayam + saos tomat + saus sambal + saus tiram + bumbu kacang + kuah kaldu (secukupnya) ditaruh di happy c4ll.
2. Ratakan bumbunya ke ayam.
3. Tutup happy c4ll.
4. Tunggu sampai matang dan bumbu merata (bumbu nyerap ke ayam).
5. Hidangkan.
6. Makan.

Masak dibawa asik-asik aja.

Selamat mencoba :D

Sunday, June 28, 2015

The Power of Dream

Bismillah..
Mau berbagi "the power of dream".

Tulisan yang masih tertempel dari tahun 2012 itu ternyata bisa menyihir diri sendiri. Awalnya dari baca buku "Jalan Cinta Para Pejuang" karya ust. @salimafillah tertulis : Cita-cita adalah mimpi yang bertanggal.
Dalam hati nanya : "masa sih?"
Akhirnya iseng2 mau buktiin kalimat tersebut.
Jadilah dibuat tulisan kayak di foto + ngasih tahun pencapaiannya.
Tadinya mau sama sekalian tanggal dan bulannya, tapi hmmm coba dulu tahunnya aja.
Kertas itu sengaja ditempel di sebelah cermin kosan. Jadi setiap kali ngaca, selalu terbaca kertasnya.
Singkat cerita, awalnya maluuu nulis mimpi setinggi itu, iya kalo bener kesampean. Hahaha
🌸
Memasuki tahun 2013, ikutan PKM-KT (2 bidang). Dan ga nyangka lolos ke dikti. Sayangnya u/ PKM-KT hanya sampai lolos/nggak dan kalo lolos dapat penghargaan berupa fee yang menurut anak kosan lumayan banyak 😊 . Kalo PKM 5 bidang kalo lolos bisa sampai ke PIMNAS. Agak meleset sedikit dari mimpi.
🌸
Memasuki tahun 2014, siapa sangka lagi kalo beneran bisa berangkat pertukaran pelajar mahasiswa farmasi ke Romania. Suer, pas itu baru pertama kali dengar negara itu dan ngeliat petanya di google. Daann yang bikin kaget adalah ternyata Romania itu dekaaattt banget sama Turki. Cuma 8 jam perjalanan kalo pake travel mirip geulis yang di Jatinangor. Hagia Sophia itu terletak di Turki. Haaahh ternyata meleset sedikit juga dari mimpi.
🌸
Nothing is impossible for Allah. Kun Fayakun.
🌸
In the end, mimpilah setinggi-tingginya karena apabila kamu terjatuh, kamu masih tersangkut diantara bintang-bintang *ceileehh* 😂
🌸
Pssstt... Kuncinya : Usaha + Doa + Yakin 😉 ---> ternyata masih ada impian yang menunggu di tahun 2015 ini.
🌸
Semoga bermanfaat

Saturday, June 13, 2015

Unplanned Trip

Berawal dari sebuah obrolan di dapur kosan tercinta...
Satu teman kosan lagi (Y) asik goreng bakwan, saya lagi nyuci piring, dan satu lagi (I) lagi ubek-ubek bahan masakan di kulkas. Pas itu emang kosan lagi termasuk sepi karena penghuninya lagi malala entah kemana, ada juga yang lagi pkl di Bandung.
Emang dasar obrolan (calon) emak-emak, ga tau gimana obrolan bisa sampai pada sebuah rencana jalan-jalan. 
Nentuin tempatnya?
Cuma dari 'katanya dan katanya', alhasil jadi penasaran mau ngunjungin tempat-tempat itu.
Okelah, jadi pada malam hari itu juga, tujuan kami bertiga pergi ke Dusun Bambu dan De Ranch.
Kalo ke arah Lembang, di perempatannya dusun bambu ke kanan, dan kalo de ranch ke kiri *atau kebalik ya?*
Perginya?
Kendaraan pribadi anak kosan mah yaaa angkot, bis, dan kereta. Kece lagiii... tiap hari gonta-ganti supir melulu :D
Jadilah, malam hari itu, gotong royong di dapur bikin bekel makanan untuk jalan-jalan besok pagi.
Timingnya juga diambil pagiiii hari yaitu jam 7 pagi kami chaaww dari kosan.
Untuk masalah denah dan petunjuk arah modalnya dari baca blog orang sebelum pergi dan GPS hp.
Membantu banget nyari tempat yang belum pernah dikunjungin kayak itu.
Kebetulan ngekos di Ciseke (Jatinangor), jadi track nya :
1. Dari Nangor naek Damri yang jurusan Elang.
2. Turun di terminal leuwi panjang
3. Naek bis yang ke arah terminal ledeng
4. Dari ledeng, naek angkot putih ke arah lembang (naahh bilang ke supirnya kalo mau turun di angkot yang ke cisarua, entar dibilangin da)
5. Naek angkot kuning jurusan cisarua
6. Turun di terminal cisarua (hati-hati digetok ongkosnya. Bayar aslinya cuma 5000)
7. Jalan kaki atau bisa naek ojek untuk sampai ke dusun bambu
Karena anak kosan sifatnya hemat bin murah, kami memutuskan untuk jalan kaki dari terminal ke dusun bambu. Di palangnya sih sekitar +/- 1 KM.
Aaahh deket itu mah kalo jalan bertiga.
Jreeenngg... ternyata sisa jarak 700 m nya lagi itu menanjak sampai atas. Udah gitu, pas tadi ditawarin mang-mang ojek buat ke sana, kami menolak. Ongkosnya 10.000, toh cuma tinggal 700 m lagi.
Semangat sampai akhir pokoknya mah. Saling menyemangati.
Setelah berjalan hampir 20 menit, finally, sampai juga di gerbang dusun bambu. Jam 10.37 (weekend) udah banyak juga mobil yang mengantri di gerbang. Waaww...
Di gerbang, kami bayar tiket 10.000/orang, padahal pas searching semalam harganya 15.000.
Alhamdulillah :D
Terus nanya ke pak satpam untuk masuk gerbang utamanya. Alhamdulillah kami dijemput sama mobil warna-warni untuk naek ke gerbang sesungguhnya. Gratis!
Hmmm udaranya juga sanga..sangat..segar..

(turun dari mobil)


(pemandangan dari atas jembatan)


(here we are : selfie mode on)

(samping kiri : rumah burung)
Jadi rumah burung itu kayak rumah makan. Nah untuk masuk ke dalamnya, harus reservasi dulu, baru deh dibuka pintunya. 

(danau sangkuriang)
Nah danau sangkuriang ini icon/ciri khasnya dusun bambu. Ini kayak tempat untuk kemah, dan ada tempat juga untuk naek sampan. Yang ngedayungnya : penumpangnya sendiri :D

(disuruh)
Dipaksa untuk nulis ginian sama anak-anak kosan biar jadi impian ceunah.

(kalo belum foto di sini, belum ke dusun bambu namanya)

Setelah dari sangkuriang, naek lagi ke atas. Naahh disana lebih indah lagi. Ada air terjun, taman bunga warna-warni, dan tempat piknik unik. Disediain payung untuk neduh selama piknik.

(perjalanan menuju ke atas)

(taman bunga)

(taman bunga)

(let it flow)

Hmmm penting juga untuk bawa payung, karena seringkali suasana di sana suka PHP. Kadang rintik-rintik romantis *ceileh, kadang terang benderang.
Oya selain tempat-tempat yang disebutin di atas, ada juga restoran-restoran yang menyediakan pemandangan yang "waaaah" kalau melemparkan pandangan keluar kaca.
Pas pulangnya, ga sempat pergi ke de ranch karena ga cukup waktunya.
Semoga lain kali bisa pergi ke de ranch (mau belajar nunggang kuda) :D

Happy Holiday~

Friday, June 12, 2015

Pertemuan, (tanpa) perpisahan


Bismillah...

Akhirnya kita kesampean juga ya foto bareng dan makan bareng-bareng. Udah diagendain dari 2 minggu kemarin, tapi susaaahh banget nyari waktu yang pas. Dua orang ikut kelas apoteker gel 2 (riweuh menjelang PKPA) dan 5 orang ikut kelas apoteker gelombang 1 (riweuh ujian-ujian kelulusan), tapi alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan untuk kita kumpul bareng sebelum akhirnya pada mencar-mencar setelah apoteker ini.
Dimulai dari foto-foto di Jonas dan makan-makan bareng di SS, sayang.
Benar-benar kesempatan yang "langka" anak farmasi bisa hang out kayak gini. Hahaha...

We shared our dreams and all stories, and of course the future.
Ternyata ada beberapa yang udah siap melangkah dan menyiapkan "agenda" masa depan, dan masih ada juga yang abu-abu.
Hmmm klo saya masih termasuk yang abu-abu.
It depends to Allah...
Akhir dari cerita kami : Sebaik apapun manusia merancang masa depannya, semuanya harus dikembalikan lagi ke Allah. Allah knows the best! Rencana Allah yang paling baik.

Pas lagi nulis blog ini, selintas ingat beberapa lirik yang pas dengan pertemuan kali ini. :
"Kamu sangat berarti
Istimewa di hati
Selamanya rasa ini
Jika tua nanti
Kita telah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini"

Kalau nanti kita belum bisa reunian lagi di bumi-Nya, semoga kita bisa reunian lagi di jannah-Nya.
Aamiin :)


Sincerely,
Adila

Ana uhibbukum fillah